Klaim BPJS Ketenagakerjaan (Online & Manual)

Apakah BPJS Ketenagakerjaan? Dan apakah bisa di klaim?

Buat kamu yang bekerja BPJS ketenagakerjaan bukanlah hal yang asing. Setiap bulannya pekerja yang terdaftar berkewajiban untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan adalah jaminan sosial bagi tenaga kerja di Indonesia. Hampir semua perusahaan yang taat hukum mewajibkan dan mendaftarkan karyawan nya BPJS Kertenagakerjaan. Iuran BPJS ketenagakerjaan biasanya di bayar oleh tenaga kerja bersangkutan adan perusahaan pemberi kerja. Berbeda dengan peraturan sebelumya sekarang tenaga kerja bisa mencairkan atau Klaim dana BPJS ketenagakerjaan nya apabila telah keluar dari perusahaan / PHK /pindah ke luar negri setelah 1 bulan.

Cara mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan 100%?

Sejak tahun 2015, BPJS Ketenagakerjaan bisa di klaim 100% apabila pekerja telah keluar dari perusahaan dan tidak sedang bekerja minimal 1 bulan. Proses klaim atau pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan bisa di lakukan secara online yang di sebut dengan e-klaim atau bisa langsung datang ke kantor BPJS ketenagakerjaan yang ada di seluruh Indonesia. Proses pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan bisa di bilang cukup mudah bila semua persyaratan dan dokumenya lengkap.

Bagaimana proses e-Klaim BPJS Ketenagakerjaan secara Online?

Document persyaratan untuk pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan secara e-klaim ataupun manual tidaklah berbeda. Hanya saja cara dan prosesnya yang berbeda, sesuai dengan namanya e-klaim di lakukan secara online atau melalui website BPJS Ketenagakerjaan. Pertama kali saat saya memutuskan untuk klaim dana BPJS Ketenagakerjaan, saya memilih secara online di karenakan lebih mudah, praktis dan tidak perlu mengantri secara fisik. Hal yang pertama di lakukan untuk e-klaim adalah anda mesti registrasi akun di : https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/registrasi.bpjs .Setelah registrasi di lakukan, login dan masukan pin anda di  https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/login.bpjs .

Setelah itu klik “e-klaim” dan isi formulir pengajuan klaim online. Anda juga akan diminta untuk memilih kantor cabang BPJS ketenagakerjaan di daerah/lokasi mana untuk proses e-klaim BPJS Ketenagakerjaan anda. Dan jangan lupa untuk scan semua dokument yang di perlukan karena nantinya di akhir pada saat anda selesai mengisi formulir pengajuan anda akan di minta untuk melampirkan (attach) dokument pendukung seperti KTP, KK (kartu keluarga), Surat keterangan berhenti kerja dari perusahaan (Paklaring), Buku tabungan dan kartu BPJS Ketenagakerjaan. Untuk proses selajutnya setelah anda mensubmit semuanya, anda akan menerima email dari pihak BPJS Ketenagakerjaan menyatakan bahwa proses e-klaim anda telah di rekam dan sedang dalam proses persetujuan kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang anda pilih sebelumnya. Melalui email yang sama juga pihak BPJS Ketenagakerjaan memberitahukan bahwa akan dibutuhkan waktu 2 x 24 jam hari kerja untuk proses selanjutnya.  Setelah kurung waktu 2x 24 jam hari kerja, saya mendapat email dari pihak eklaim@bpjsketenagakerjaan.co.id yang menyatakan bahwa pengajuan e-klaim saya belum memenuhi persyaratan di karenakan “Surat keterangan berhenti kerja dari perusahaan” (paklaring) saya salah.  Surat keterangan berhenti kerja dari perusahaan (paklaring) mesti DITUJUKAN KE SUDINAKER. Sedangkan paklaring punya saya sebelumya hanya sebuah reference kerja dari perusahaan yang menyatakan saya telah tidak bekerja di perusahaan tersebut. Di karenakan tidak di setujui akhirnya saya pun mengurunkan niat untuk mencairkan atau klaim dana BPJS tersebut dan mulai bekerja lagi. Untuk info BPJS ketenagakerjaan tidak bisa di klaim apabila anda bekerja.

Bagaimana cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan secara Manual?

Setelah hampir 2 tahun sejak pertama kali saya mengajukan klaim dana BPJS Ketenagakerjaan secara online, kali ini saya memutuskan klaim BPJS Ketenagakerjaan dengan cara manual atau langsung datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.  Persyaratan dokument yang di perlukan untuk klaim dana BPJS ketenagakerjaan secara manual sama halnya dengan e-klaim secara online. Adapun beberapa persyaratan dokumen yang di perlukan adalah:

1. KTP (Kartu Tanda Penduduk)

Untuk proses klaim secara manual anda diminta untuk membawa KTP yang asli dan juga 1 fotocopy KTP.

 

 

 


2. Kartu Keluarga (KK)

Selain KTP, Kartu keluarga (KK) asli juga perlu di bawa beserta dengan 1 copy KK. Kartu Keluarga (KK) asli yang di bawa mesti di cap dan tanda tangani kantor camat yang bersangkutan (Untuk lebih jelas lihat lingkaran merah di foto)

 


3. Surat Keterangan berhenti kerja dari perusahaan (paklaring)

Surat keterangan berhenti kerja dari perusahaan atau sering juga di sebut dengan “paklaring” adalah salah satu persyaratan yang wajib di bawa atau lampirkan pada saat klaim dana BPJS Ketenagakerjaan. Parklaring sekilas mungkin hampir sama dengan reference kerja yang di berikan oleh perusahaan akan tetapi pada hakikatnya tidaklah sama. Semua isi kontent seperti data diri, posisi dan lama bekerja mungkin hampir sama dengan surat keterangan kerja (reference) akan tetapi Paklaring lebih specifik ditulis atau di alamatkan untuk BPJS Ketenagakerjaan. Akan tetapi apabila anda mendapat paklaring yang seperti surat keterangan kerja (reference) jangan kuatir, surat itu masih dapat di pakai untuk klaim dana BPJS ketenagakerjaan akan tetapi terlebih dahulu mesti di legalisir ke Suku Dinas Ketenagakerjaan (SUDINAKER) wilayah tempat anda bekerja. Yang saya maksud dengan SUDINAKER wilayah tempat anda bekerja adalah apabila anda bekerja di daerah Sumitmas,Jl. Sudirman, Jakarta maka Suku Dinas Ketenagakerjaan (SUDINAKER)nya adalah yang di kantor walikota Jakarta Selatan. Sedangakan untuk klaim nya sendiri anda bisa lakukan di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan seluruh Indonesia.  Untuk klaim BPJS ketenagakerjaan secara manual diminta untuk membawa surat yang asli dan juga 1 fotocopy.


4. Buku Tabungan/Rekening

Buku rekening menjadi salah satu persyaratan klaim dana BPJS ketenagakerjaan. Buku rekening yang asli harap di bawa pada saat klaim dan 1 copy halaman depan buku tabungan. BPJS Ketenagakerjaan sendiri memberi beberapa pilihan pencairan dana bagi pekerja yang ingin mengklaim BPJS ketenagakerjaanya. Pilihan tersebut bisa melalui transfer dan Cash. Proses transfer melaui Bank Mandiri hanya butuh beberapa jam atau paling lambat 2-3 hari sedangkan melalui bank lain memakan waktu 2-5 hari.


5. Isi formulir klaim & Kartu BPJS

Persyaratan terakhir dan juga mungkin yang terpenting dalam proses klaim dana BPJS Ketenagakerjaan baik secara online ataupun manual adalah mengisi formulir klaim dan jangan lupa untuk melampirkan atau membawa kartu BPJS Ketenagakerjaan yang asli. Untuk proses manual formulir Klaim bisa di dapat di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan seluruh Indonesia. Kartu BPJS Ketenagakerjaan yang asli perlu di bawa karena nantinya akan di tarik/ diminta olah pihak BPJS Ketenagakerjaan.


Klaim BPJS Ketenagakerjaan mudah atau susah?

Apabila semua persyaratan telah terpenuhi, maka proses pencairan atau klaim dana BPJS Ketenagakerjaan tidaklah susah. Pilihlah kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang anda pikir lebih mudah, dekat dan tidak terlalu ramai. Pastikan anda datang lebih pagi supaya tidak terlalu lama mengantri.

Tinggalkan comment bila ada pertanyaan atau hal yang kurang jelas. Saya akan coba membantu berdasarkan pengalaman saya ^_^. Selamat mencoba dan semoga berhasil dengan Klaim BPJS Ketenagakerjaan anda.

 

 

 

 

4 thoughts on “Klaim BPJS Ketenagakerjaan (Online & Manual)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s